Hama Penggerek Batang Durian & Cara Mengatasinya
A. Jenis Hama Penyebab
Ada 3 jenis utama yang sering menyerang:
- Batocera spp. (kumbang tanduk panjang) — lubang besar & bulat
- Zeuzera coffeae (penggerek kulit kayu) — lubang lebih kecil
- Xyleutes leuconotus — larva menggerek batang dari dalam
B. Gejala Serangan — Cepat Kenali!
✅ Ada lubang gerekan di batang/dahan dengan serbuk kayu keluar
✅ Keluar getah/cairan kemerahan dari lubang
✅ Daun tiba-tiba menguning, layu, kering & rontok
✅ Cabang mudah patah, bagian atas pohon mati perlahan
✅ Jika dibiarkan → pohon mati total
C. Cara Mengatasi — Langkah demi Langkah
1. Pengendalian Mekanis (Pertama Dilakukan)
- Cari semua lubang gerekan → bersihkan serbuk kayu
- Masukkan kawat/lidi ke lubang untuk menusuk & membunuh larva di dalam
- Pangkas & bakar/musnahkan cabang/batang yang sudah terserang berat
- Kumpulkan kayu mati di sekitar kebun → musnahkan
2. Pengendalian Kimia (Jika Serangan Sedang–Berat)
- Opsi A — Suntik ke lubang:
- Gunakan insektisida: Klorpirifos atau Imidakloprid sesuai dosis kemasan
- Teteskan/suntikkan ke setiap lubang gerekan
- Tutup rapat lubang dengan tanah liat atau lilin
- Opsi B — Kapas berinsektisida:
- Celupkan kapas ke larutan insektisida sistemik
- Masukkan ke lubang, tutup rapat
- Opsi C — Infus pohon:
- Injeksi lewat lubang: 0,2–0,5 liter larutan insektisida per pohon
3. Pengendalian Hayati / Alami
- Masukkan cendawan Beauveria bassiana ke lubang gerekan → membunuh larva secara alami
- Gunakan nematoda patogen serangga yang disuntikkan ke lubang
- Oles batang muda dengan campuran kapur + belerang → mencegah induk bertelur
D. Pencegahan — Agar Tidak Kambuh
✅ Jaga sanitasi kebun: bersihkan kayu mati, rumput, ranting kering
✅ Pelihara pohon tetap sehat → pemupukan seimbang (NPK + pupuk organik)
✅ Hindari luka pada batang → tempat masuk telur hama
✅ Periksa batang secara rutin setiap bulan
✅ Bungkus batang muda dengan kawat jaring/kain saat musim bertelur
✅ Semprot batang dengan insektisida kontak di musim hujan (saat hama aktif)
E. Catatan Khusus untuk Daerah Palu & Sulawesi Tengah
- Musim kemarau panjang → pohon lemah → lebih rentan diserang
- Jaga kelembapan tanah dengan mulsa jerami/kulit buah
- Periksa rutin di akhir musim hujan → awal kemarau (saat hama paling aktif berkembang biak)

Komentar
Posting Komentar