Tips Pemupukan Tanaman Durian di Musim Kemarau

 


Musim kemarau adalah masa yang sangat menentukan bagi tanaman durian. Kekeringan membuat pergerakan unsur hara di tanah melambat, akar sulit menyerap makanan, dan tanaman mudah mengalami stres. Jika salah memberi pupuk, bukan tumbuh subur, justru akar bisa terbakar, daun rontok, dan pertumbuhan terhenti.

 

Pemupukan di musim kemarau tidak boleh sama dengan saat musim hujan. Kuncinya bukan pada jumlah banyaknya pupuk, melainkan pada jenis yang tepat, dosis pas, dan cara pemberian yang aman. Berikut panduan lengkapnya:

 

1. Prinsip Utama: Jangan Berlebihan Nitrogen

Saat tanah kering, hindari pemberian pupuk yang kandungan Nitrogennya terlalu tinggi. Nitrogen memicu pertumbuhan tunas dan daun baru yang banyak menguapkan air. Jika pasokan air sedikit, tanaman akan makin stres, daun menguning, dan mudah rontok.

 

Pilihan terbaik: Utamakan pupuk yang memperkuat jaringan dan menjaga kestabilan air, seperti Kalium, Fosfor, Kalsium, dan Magnesium.

 

 

 

2. Jenis Pupuk yang Disarankan

 

✅ Pupuk Organik (Wajib)

Pupuk kandang, kompos, atau pupuk hijau adalah kunci utama di musim kemarau. Organik membuat tanah gembur dan mampu menyimpan air lebih lama.

 

- Dosis: 5–10 kg per pohon, disebar merata di lingkaran tajuk lalu ditutup tipis tanah.

- Fungsi: Menjaga kelembapan tanah, mencegah akar kepanasan, dan memberi makanan secara perlahan.

 

✅ Pupuk Anorganik yang Tepat

Gunakan NPK dengan kandungan Kalium lebih tinggi, misalnya NPK 12:12:17 atau ditambah pupuk Kalium Sulfat (ZK).

 

- Hindari: KCL berlebihan karena sifat garamnya bisa merusak akar saat tanah kering.

- Tambahan: Berikan sedikit Kalsium dan Magnesium agar batang dan akar tetap kokoh.

 

✅ Pupuk Daun (Pendukung)

Gunakan pupuk daun yang mengandung Kalium, Fosfor, atau unsur mikro. Dapat disemprotkan ke daun setiap 10–14 hari sekali.

 

- Kapan: Pagi sebelum jam 9 atau sore setelah jam 4.

- Manfaat: Membantu tanaman mendapatkan nutrisi tanpa harus bergantung pada penyerapan akar yang terhambat kekeringan.

 

 

 

3. Cara Pemberian yang Benar & Aman

1. Jangan menabur pupuk saat tanah benar-benar kering kerontang. Pastikan tanah sedikit lembap terlebih dahulu dengan menyiram secukupnya.

2. Jangan menumpuk pupuk tepat di pangkal batang. Berikan di area lingkaran tajuk, sekitar 50–100 cm dari batang utama, tempat akar penyerap berada.

3. Kubur tipis atau tutup dengan mulsa. Setelah pupuk ditabur, tutup dengan tanah tipis atau lapisan jerami/daun kering agar tidak menguap dan panas matahari tidak langsung menyentuh pupuk.

4. Kurangi dosis kimia. Gunakan hanya ½ hingga ⅔ dari dosis musim hujan agar tidak meracuni akar.

 

 

 

4. Perawatan Pendukung Agar Pupuk Berhasil

Pemupukan tidak akan efektif jika tidak dibarengi cara menjaga kelembapan:

 

- Pasang mulsa tebal: Tumpuk jerami, rumput kering, atau sabut kelapa setebal 10–15 cm di sekeliling pangkal batang. Ini cara paling ampuh menahan air tanah agar tidak cepat menguap.

- Siram secukupnya: Beri air sedikit tapi rutin, jangan sampai tanah becek.

- Pangkas tunas muda yang tidak perlu: Kurangi beban tanaman agar energi fokus menjaga pertahanan diri.

- Hentikan pemupukan jika kemarau sangat parah: Tunggu sampai ada sedikit hujan gerimis baru berikan lagi.

 

 

 

5. Hal yang Harus Dihindari

❌ Jangan memberi pupuk saat cuaca sangat panas terik.

❌ Jangan menambah dosis pupuk kimia dengan alasan "agar cepat besar".

❌ Jangan mencampur banyak jenis pupuk sekaligus tanpa takaran yang jelas.

❌ Jangan mencangkul dalam di dekat batang karena akar durian dangkal dan mudah rusak.

 

 

 

Kesimpulan

Pemupukan durian di musim kemarau bertujuan bukan untuk memacu pertumbuhan pesat, melainkan menjaga tanaman tetap sehat, kuat, dan tidak mengalami kekurangan gizi. Kuncinya: lebih banyak organik, pupuk Kalium dan Fosfor, dosis rendah namun rutin, serta lindungi tanah dengan mulsa. Dengan cara ini, pohon durian akan melewati musim kering dengan aman, siap tumbuh subur dan berbuah lebat saat musim hujan tiba.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Penanganan Khusus Lahan Basah pada Tanaman Durian

Rekomendasi Pupuk yang Tepat untuk Durian: Nutrisi Pas, Hasil Maksimal

Kendala dalam Budidaya Durian: Tantangan di Balik Mahalnya "Raja Buah"